Tuesday, 21 January 2014

Cinta Abadi Angsa Kutub


............
Listen to my heart
Can you hear it sing?
Telling me to give you everything
Seasons may change
Winter to spring
But I love you until the end of time
Come what may...
I will love you until my dying day
...........
(Come What May - Nicole Kidman)




Tak ada keindahan yang dapat disandingkan dengan cinta pertama. Kala itu, cinta terasa lembut dan penuh kemurnian seputih salju. Namun berapa lama cinta pertama dapat bertahan dalam irama waktu? Jika salju abadi dapat mencair, begitu pula dengan kesetiaan. Di tengah hiruk pikuk skandal perselingkuhan dan angka perceraian yang terus meningkat, gagasan cinta abadi kini terdengar konyol dan naif, sesuatu yang hanya bisa ditemukan dalam novel atau film romantis.

Hei..tunggu, jangan galau dulu. Apakah dunia memang seburuk itu?. Masih adakah cinta yang dapat bertahan sampai selama-lamanya?

Legenda Cinta Abadi

Dalam tradisi Eropa kuno, cinta abadi sering dilambangkan dengan sepasang angsa. Mungkin karena mayoritas angsa berbulu putih, mewakili kemurnian cinta dan kesetiaan. Selain itu, ada sebuah kebetulan yang ajaib. Bila sepasang angsa dari arah yang berlawanan bertemu satu sama lain, perhatikan saja, mereka akan membentuk sebuah lambang hati.
Namun dinobatkannya angsa menjadi lambang cinta tidak hanya didasarkan pada alasan filosofis semata. Tak seperti bangsa burung lainnya, angsa merupakan hewan monogami. Dalam masa musim kawin mereka, setiap angsa umumnya hanya memilih satu pasangan. Tak heran bila para ilmuwan tertarik untuk meneliti kehidupan angsadengan kaca mata yang lebih intim.

Sunday, 12 January 2014

Tak Diduga, Orang Romawi Kuno Sudah Pakai Rempah Indonesia



Masyarakat Romawi Kuno ternyata sudah mengimpor dan menggunakan rempah-rempah asal Indonesia sejak 400 tahun sebelum Masehi.

Temuan itu berdasarkan penelitian sains di sebuah lokasi penggalian arkeologi di dekat Napoli, Italia selatan.

Riset pada sisa-sisa makanan dari era Romawi Kuno yang dilakukan oleh tim dari Universitas Cincinnati di Amerika Serikat menemukan bahwa masyarakat pada masa itu sudah mengonsumsi berbagai jenis makanan eksotik.

Tidak hanya berbagai jenis gandum dan buah impor, tetapi juga ikan asin dari Spanyol bahkan jerapah dan burung pelikan hingga rempah-rempah khas Indonesia.

Sepotong daging jerapah ditemukan di tempat sampah salah satu bangunan rumah kuno.

"Ini adalah satu-satunya jerapah yang ditemukan dari berbagai penggalian arkeologi di situs Romawi kuno Italia," kata pemimpin riset Steven Ellis.

Selama 10 tahun terakhir, Ellis dan timnya meneliti dua kompleks perumahan di Pompeii yang sempat terkubur debu dan lava vulkanis dari letusan Gunung Vesuvius.

Ellis mengatakan, temuan berbagai rempah dan bahan makanan eksotis itu menunjukkan bahwa masyarakat Pompeii memiliki "standar hidup yang tinggi" dan membalikkan "persepsi historis tentang pola makan orang Romawi".
sumber : kompas

foto tanam jejer legowo di kab.kerinci


Saturday, 11 January 2014

Sedna, Planet Misterius yang Kedatangannya Selalu Membawa Bencana



Planet Sedna memiliki orbit jangka waktu 12,000 tahun di resonansi teratur diyakini mengganggu orbit dan rotasi Jupiter, Mars dan Bumi yang menyebabkan kepunahan makhluk hidup setiap kali kedatangannya..!

Planet Sedna (2003 VB12 / 90377 Sedna) sangat berbeda dengan teori planet Nibiru ataupun planet X, beberapa ilmuwan menyebutnya sebagai Dual Sun (matahari ganda).

Planet Sedna masih belum bisa dijelaskan secara pasti, apakah objek ini benar-benar sebuah planet, protostar, atau bintang yang masih muda.

Walter Cruttendon, penulis dan peneliti telah mengidentifikasi kandidat yang mungkin menjadi matahari ganda (dual sun) yang ditulis dalam bukunya ‘The Lost Star of Myth and Time‘.

Friday, 10 January 2014

Top Secret Weapon: Pistol Serangan Jantung Milik CIA?


Kematian aneh banyak tokoh kontroversial akibat 'serangan jantung' telah banyak menimbulkan pertanyaan di benak para pengamat teori konspirasi. Mungkinkah aparat intelijen telah memiliki senjata pemicu serangan jantung mematikan?

Kematian misterius terakhir menimpa Andrew Breitbart, orang yang mengumumkan mempunyai rekaman video yang bisa menghancurkan karier politik Barack Obama dan akan segera dibuka ke publik.

Ia akhirnya meninggal akibat 'serangan jantung' pada tanggal 1 Maret 2013 lalu. Padahal dengan umur masih 40-an dan tidak pernah memiliki catatan serangan jantung, kematian seperti itu sangat-sangat jarang terjadi.

Kematian tersebut menyusul kematian serupa yang menimpa komandan Hamas Mahmoud Mabhouh di sebuah hotel pada tanggal 19 Januari 2013 lalu.