Wednesday, 11 September 2013

10 Hasil Penelitian: Tips Meredakan Stress


Stress dapat terjadi pada siapa saja, Anda, keluarga atau pada orang lain, orang lain stress dapat mempengaruhi kita, kita stress dapat berpengaruh pada keluarga atau orang lain, oleh karena itu kita perlu mengetahui Gejala Stres yang timbul dan Penyebab Stress itu sendiri agar kita dapat memilih suatu cara menghadapi stress /Pengobatan

Berikut ini adalah 10 Cara tercepat untuk mengatasi Stres dan waktu yang dihasilkan:
 
fitness.makeupandbeauty.com

1. Mengumpat (1 detik)
Peniliti di England University of East Angelia Norwich mengkaji daya kemampuan dan menemukan bahwa menggunakan kata-kata umpatan dapat mengurangi stres. Ini sebagai pelampiasan emosi sesaat

2. Konsumsi Minyak Ikan (5 detik)
Menurut penelitian dari University of Pittsburgh, orang memiliki kandungan EPA dan DHA asam lemak omega-3 dalam darah paling tinggi, lebih bahagia, tidak terlalu impulsif, dan lebih menyenangkan. Cobalah minyak ikan sebagai suplemen harian yang mengandung 400 mg EPA dan 400 mg DHA.

Tuesday, 10 September 2013

Inilah Program Intelejen Amerika Mengintip Data Setiap Orang


Baru-baru ini dunia internet dikejutkan dengan berita Badan Keamanan Nasional (NSA) Amerika Serikat yang bisa dengan mudah mengakses data ponsel pintar baik dari iPhone, Android dan BlackBerry setiap orang.

Lebih gawat lagi bahkan bisa menerobos sistem enkripsi di bank online, penyedia email dan layanan internet lainnya.
guardianlv.com

Jadi ingat film Eagle Eye, tentang komputer super canggih yang akhirnya membelot dan malah membuat rencana membunuh presiden karena alasan keamanan nasional.

Friday, 6 September 2013

Fore-Edge Painting, Seni Lukis di Buku 2 Abad


Selain berisi cerita, buku juga sering digunakan sebagai media seni dan bahkan terlihat pada buku-buku tua berusia dua abad lebih.

Pada beberapa buku tua - seperti ditunjukkan oleh pustakawan Universitas Iowa, ada lukisan tersembunyi di sisi samping buku berusia 200 tahun. Misalnya pada buku Autumn karangan Robert Mudie tahun 1837, menunjukkan lukisan tersembunyi yang hanya terlihat jika halaman-halaman dalam buku ini sedikit ditekuk.
 
Buku ini terdiri dari satu seri buku mengenai alam dengan tajuk Spring, Summer, Autumn dan Winter yang mengacu kepada empat musim ini memiliki lukisan bertema senada dengan judulnya.

Uniknya lukisan ini akan tidak terlihat jika buku ditutup. Seni lukisan ini diketahui muncul pada abad ke-17, umumnya yang sering digambar adalah lambang keluarga, pemandangan dan bahkan gambar erotis. Namun perlahan-lahan seni ini menghilang.

Wednesday, 4 September 2013

Inilah Avozilla, si Avokad Raksasa


enis buah avokad paling besar di dunia bisa mencapai panjang 3.5 inchi dan memiliki berat 1.3 kilogram. Karena paling besar di antara keluarganya maka disebut avozilla.

Jika dibandingkan, maka buah ini memiliki dua kali panjang alpukat ukuran normal. Dan  lima kali berat buah alpukat ukuran standar. Saat ini, buah avokad Godzilla ini dijual di pasar daerah Tesco dengan harga 3 poundsterling.


Seorang pembeli yang sudah membeli Avozilla Emma Bonny mengungkapkan, “Avozilla memiliki rasa yang kaya dan juicy. Tekturnya seperti mentega dan rasanya creamy.”

“Avozilla yang sudah matang memiliki warna hijau yang menarik. Memiliki kulit yang tebal. Sehingga kulitnya bisa saya gunakan sebagai mangkuk sup. Selain itu saya yakin bahwa satu buah Avozilla yang di jus bisa mengenyangkan satu keluarga besar,” ujar Emma.

Monday, 19 August 2013

Alasan Ilmiah Manusia Melihat Cahaya Menjelang Ajal


Saat menjelang kematian - bahkan mati suri, banyak orang melaporkan seperti melihat cahaya terang. Pengalaman ini menimbulkan pertanyaan di benak ilmuwan, apa penyebabnya?
livescience.com

Dalam studi terbaru, seperti diberitakan BBC, Selasa (13/8/2013), ilmuwan mengungkapkan bahwa cahaya terang yang dilihat saat mendekati kematian (disebut NDE: Near Death Experience) mungkin saja dipicu oleh lonjakan aktivitas elektrik pada zona otak yang bertanggung jawab untuk penglihatan.

 
 
 
"Banyak orang mengira otak tidak aktif atau ada dalam aktivitas rendah (hipoaktif) setelah seseorang dinyatakan meninggal secara medis. Kami menunjukkan jika bukan hal tersebut yang terjadi," ujar Dr Jimo Borjigin dari University of Michigan yang menjadi penulis utama studi ini.

"Justru, maka otak menjadi lebih aktif saat menjelang kematian daripada ketika seseorang masih hidup," tambah Borjigin  yang memublikasikan hasil penelitiannya di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.